Bidiknews liputan khusus Indonesia : Sinergitas menuju Indonesia Maju terus di godok melalui jalur politik.
Yang mana sama sama di fahami pertarungan yang sangat menarik minat masyarakat ketika partai berlambang Burung Garuda besutan Prabowo Subianto ( Gerindra ) berhadapan dengan Partai berlambang Banteng moncong putih ( PDIP )
Dari berbagai level pertarungan politik antar dua partai baik itu skala nasional maupun daerah pasti sangat seru untuk di ikuti.
Dan salah satu kabupaten yang menampil pertarungan dua partai besar tersebut tersaji di kabupaten Tanggamus provinsi Lampung,antara sang Petahana dari PDIP ( Dewi Hamdjayani ) dengan tagline Jalan Terus akan di tantang pendatang baru dari partai Gerindra ( H.Moh Saleh Asnawi ) dengan Tagline Jalan Lurus.
Sebagai pendatang baru hanya bahasa kias bagi M.Saleh Asnawi sebab sejatinya beliau adalah putera asli kabupaten Tanggamus yang lahir dan di besarkan di Talang Padang,yang berniat pulang kampung untuk membenahi Tanggamus dari berbagai lini,setelah di rasa cukup berhasil di perantauan baik dari sisi karir politikus ( Anggota DPRD Tanggerang Selatan dengan berbagai Jabatan selama hampir beberapa periode ) dan sukses sebagai seorang Pengusaha.
Niat tekad membenahi Tanggamus berdasarkan kecintaan nya terhadap tanah kelahiran yang kondisi nya saat ini jika dari sudut kesehatan dalam kondisi Kritis.
Sementara sang petahana H Dewi Handjayani merupakan istri dari Mantan Bupati Tanggamus yaitu Bambang Kurniawan,kurang lebih 20 tahun di mulai dari sang suami,beliau Bunda ( biasa di sapa ) Dewi Handjayani mengelola kabupaten Tanggamus.23 Agustus 2024.
Lalu bagaimana kondisi terkini Dua pasangan calon kepala Daerah untuk kabupaten Tersebut secara identifikasi politik nya,berikut Bidiknews akan menyajikan berdasarkan hasil pantauan di 20 kecamatan dengan menggunakan pola metode Private Survey dan Omnibus Survey.
1: Popularitas,Tingkat popularitas H Dewi Handjayani 54.03% masih unggul di atas H.Moh Saleh Asnawi 35.70% sedangkan yang tidak kenal 10.27% indikator nya Usia senja.
2: Kualitas,menakar kepemimpinan tidak hanya sebatas populer yang menjadi acuan,sebab kualitas kepemimpinan sangatlah krusial sebab calon pemimpin harus mampu mengurai permasalahan yang sedang di hadapi oleh kabupaten Tanggamus.
Bagaimana sudut pandang masyarakat terkait kualitas antara dua kandidat tersebut.
Seharusnya bunda Dewi mampu menyelesaikan permasalahan di tanggamus ini selama ia menjabat menggantikan sang suami tercinta,namun secara mengejutkan masyarakat menganggap Bunda Dewi tidak mampu memberikan yang terbaik,maka dari sisi kualitas kepemimpinan 25.15% untuk sang Bunda,Berbanding terbalik dengan sang Penantang yaitu H.M Saleh Asnawi yang di anggap memiliki kualitas kepemimpinan teruji beliau pernah menjabat anggota DPRD tangerang selatan selama beberapa periode,pengusaha yang sukses,menjadikan anak anak nya menjadi anak yang sukses contoh nya anak beliau ada yang jadi Anggota DPR RI,Dokter dll.
Berdasarkan itu Kualitas kepemimpinan H Saleh Asnawi 70.89% terdapat 3.96% tidak tahu.
3: Kapasitas,harus memiliki kapasitas politik yang mempuni berdasarkan kemampuan menjadi pejabat publik legeslatif,eksekutif maupun yudikatif.
Setiap jabatan di wilayah yang berbeda tersebut pasti akan berdampak pada masyarakat berdasarkan tingkat kepuasan rakyat.
Saat ini kapasitas Dewi handjayani di anggap turun sebab tingkat kepuasan publik yang menurun terhadap kinerja nya selama ini.
Sebagai politikus,pengusaha perantauan M Saleh Asnawi di anggap menunjukkan Kapasitas nya,terbukti beberapa periode menjabat DPRD Tangsel dan Pengusaha Sukses.
4: Elektabilitas,tingkat keterpilihan masyarakat yang mengganggap sang kandidat mampu menjadi pemimpin nya kelak.Untuk menentukan itu siapa pemilik elektabilitas tertinggi di kabupaten Tanggamus dalam point sebagai pengaruhnya diantaranya Atribut Pribadi,Posisi,pengalaman,persepsi publik,,kaitan dengan demografi dan sumber dana kampanye,maka saat ini berdasarkan fakta lapangan M Saleh Asnawi memiliki tingkat keterpilihan 58.55% dan Dewi Handjayani 31.45% belom menentukan pilihan 6% tidak tahu 4%.
Yondarizal masyarakat Tanggamus ini menambahkan trend positif Jalan Lurus ini di karenakan Titik Jenuh masyarakat pengen ganti pemimpin,di tambah keberadaan calon wakil bupati nya H.M Saleh Asnawi yang mana ada Agus Suranto merupakan bukti keteguhan dan keuletan bukan karbitan di partai politik,bukti jiwa bijaksana dan bermental pejuang ada di Agus Suranto,Gagal bangkit,Gagal Bangkit dan Mas Agus mereprentasi sosok anak muda.
Saya yakin Bupati Tanggamus 2024 milik Pasangan H Saleh dan Mas Agus.
BNP 017.



