BIDIKNEWS – INDONESIA || JATIM – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bidik Jawa Timur, Muhdi, memberikan respon keras video viral di media sosial yang memperlihatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) tengah diamankan pihak kepolisian usai diduga pesta sabu di lingkungan kantor.
Dalam keterangannya, kepada awak media Muhdi mengecam keras tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum ASN tersebut. Ia menilai perilaku tersebut sangat tidak mencerminkan perilaku yang tidak baik.
“Menangapi video viral yang sudah beredar di media sosial tersebut, sebagai masyarakat saya sangat miris melihat kelakuan ASN tersebut yang memberikan contoh tidak baik ke masyarakat,” ucapnya melalui pesan suara. Sabtu (9/8/2025).
Dari unggahan video akun Tiktok DILUAR TV berdurasi kurang dari satu menit itu memperlihatkan seseorang pria mengenakan seragam dinas sedang digiring pihak aparat dari sebuah ruangan yang diduga merupakan kantor Kecamatan Modung Bangkalan Madura.
Dalam keterangan di video tersebut, disebutkan ada 6 orang yang diamankan, 3 diantaranya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN). Penggrebekan petugas Satreskoba Polres Bangkalan berkat laporan warga.
Kejadian tersebut sangat disayangkan Muhdi, terlebih dengan viralnya video tersebut di media sosial akan menjadi tontonan masyarakat luas.
“Sekarang sudah menjadi tontonan masyarakat seluruh Indonesia, bahkan generasi muda juga melihat. Kami sangat malu dengan kelakuan Oknum ASN tersebut,” imbuhnya.
Dia berharap kepada aparat penegak hukum kepolisian untuk memberikan hukuman seberat beratnya sehingga bisa menjadikan efek jera terhadap pelaku.
“Harapan kami kepada aparat penegak hukum memberikan sanksi seberat beratnya kepada pelaku. Jangan hanya dilakukan rehab saja, sehingga pelaku lolos dari hukuman,” tandasnya.
BND-Red.023



