• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
Rabu, April 22, 2026
  • Login
BIDIKNEWS INDONESIA
Advertisement
  • BIDIKNEWS INDONESIA
  • Berita KORUPSI
  • Berita TNI-POLRI
  • Berita BIDIK
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • ORMAS BIDIK
    • Selayang Pandang
    • Profle BIDIK
    • Struktur Organisasi
    • Pengurus BIDIK
    • Cek KTA Online
  • LBH BIDIK
No Result
View All Result
  • BIDIKNEWS INDONESIA
  • Berita KORUPSI
  • Berita TNI-POLRI
  • Berita BIDIK
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • ORMAS BIDIK
    • Selayang Pandang
    • Profle BIDIK
    • Struktur Organisasi
    • Pengurus BIDIK
    • Cek KTA Online
  • LBH BIDIK
No Result
View All Result
BIDIKNEWS INDONESIA
No Result
View All Result
  • BIDIKNEWS INDONESIA
  • Berita KORUPSI
  • Berita TNI-POLRI
  • Berita BIDIK
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
  • ORMAS BIDIK
  • LBH BIDIK
Home Berita BIDIK

MELAMPAUI SEKAT JABATAN: MOMEN HARU MANTAN LURAH JAYA SETIA BERSAMA WARGA TERDAMPAK REVITALISASI,TERREKREASI OLEH JALINAN SILATURAHMI ABADI

BNP.Red-008 by BNP.Red-008
April 22, 2026
in Berita BIDIK
0
0
MELAMPAUI SEKAT JABATAN: MOMEN HARU MANTAN LURAH JAYA SETIA BERSAMA WARGA TERDAMPAK REVITALISASI,TERREKREASI OLEH JALINAN SILATURAHMI ABADI

BIDIKNEWS INDONESIA // Kabar Lintas Daerah Muara Bungo – JAMBI; 22 April 2026 – Tabir gelap yang menyelimuti polemik lahan di Kelurahan Jaya Setia perlahan mulai tersingkap, tidak hanya mengungkap masalah administratif, tetapi juga menyingkap kisah inspiratif tentang kepemimpinan yang merakyat dan tak lekang oleh waktu.

Dalam sebuah momen yang penuh kehangatan dan rasa haru, dua mantan Lurah Jaya Setia, Tejo Kuncoro (kini menjabat Sekcam Babeko) dan Jupri (kini menjabat Kasi di Kecamatan Rimbo Tengah), mendatangi warga yang terdampak rencana revitalisasi.

​Kedatangan mereka bukan sekadar kunjungan formal, melainkan wujud nyata dari jalinan silaturahmi dan kasih sayang yang telah terbina kuat antara pemimpin dan rakyatnya, bahkan jauh setelah jabatan tersebut berakhir.

ADVERTISEMENT
Download Sekarang Download Sekarang Download Sekarang
ADVERTISEMENT

​Kepekaan dan ketajaman mata hati Tejo Kuncoro dan Jupri benar-benar teruji. Mendengar kabar duka bahwa warga yang selama ini mereka kenal akrab akan terdampak penggusuran, mereka tak tinggal diam. Sosok yang dikenal loyal low profile, rendah hati, dan humble ini langsung menunjukkan kepeduliannya.

​Dibalik keseriusan tugas, tersimpan momen berkesan saat para mantan lurah ini duduk bareng, bersenda gurau di warung nasi ampera milik salah satu warga terdampak, menciptakan suasana keakraban yang tak ternilai harganya.

“Jangan dilihat nominal uangnya, tapi bantuan yang kami berikan ini bentuk rasa kebersamaan, kekeluargaan yang sedari dulu hingga saat ini masih ada di hati kami. Meskipun tak menapik, saat menjabat sebagai lurah kala itu dengan berbagai karakter tentunya tidaklah mudah untuk merangkul seluruh warga Kelurahan Jaya Setia, namun faktanya ikatan kuat tali silaturahmi tersebut masih berasa hingga kini,” ujar Tejo Kuncoro dengan nada tulus.

​
Isak Tangis dan Doa: “ALLAH Akan Membalas Semua Kebaikan Bapak”

​Bantuan yang diberikan, meski mungkin tak seberapa secara nominal, memiliki makna yang sangat besar bagi warga yang sedang diterpa kesulitan. Imelda, salah satu warga yang terdampak, dengan air mata yang mulai terisak, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam.

​”Mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan yang sudah Bapak berikan pada kami, warga yang akan digusur. Bagi kami yang dalam situasi sulit saat ini, bantuan ini sangatlah besar dan berharga sekali bagi kami, meski kami dalam waktu dekat ini akan mengungsi berpindah. Bagi kami, Bapak-bapak mantan lurah adalah pemimpin yang benar-benar merakyat, tanggap, dan peduli. Terima kasih, Pak, semoga ALLAH membalas semua kebaikan Bapak berdua,” ucap Imelda dengan penuh haru.

​Rilisan ini bukan hanya sekadar berita, melainkan juga sebuah edukasi penting tentang arti kepemimpinan yang sesungguhnya. Seorang pemimpin yang baik tidak hanya fokus pada urusan administratif, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kondisi sosial dan ekonomi rakyatnya.

​Kepekaan dan ketajaman mata hati seorang pemimpin untuk mampu menciptakan situasi kebersamaan, kekeluargaan, dan gotong royong dalam pembangunan. Jalinan silaturahmi abadi yang tak lekang oleh waktu, bahkan setelah jabatan berakhir, adalah bukti nyata dari keberhasilan seorang pemimpin dalam merangkul rakyatnya.

​Dukungan Untuk Pembersihan Birokrasi:
Niat tulus Muhammad Rahmad, Kepala BPKAD Kabupaten Bungo, untuk melakukan penertiban aset daerah merupakan langkah berani yang perlu didukung penuh. Namun, dalam pelaksanaannya, perlu ada pendekatan yang humanis dan berpihak pada rakyat, seperti yang ditunjukkan oleh kedua mantan lurah tersebut.

​Dukungan publik sangat penting untuk mewujudkan tata kelola aset yang transparan dan akuntabel. Dengan adanya kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, serta kepemimpinan yang peka dan merakyat, kita dapat menciptakan Kabupaten Bungo yang lebih maju, tertata, dan sejahtera.

​Tim Investigasi BIDIKNEWS INDONESIA
Edisi: Mengawal Harta Rakyat, Menjemput Keadilan Aset.

ADVERTISEMENT

© Copyright Bidikgroup 2024

Navigasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Media Sosial

No Result
View All Result
  • Berita KORUPSI
  • Berita TNI-POLRI
  • Berita BIDIK
  • Pojok HUKUM
  • ORMAS BIDIK
    • Selayang Pandang
    • Pengurus BIDIK
    • Profle BIDIK
    • Struktur Organisasi
  • LBH BIDIK
  • Login

© Copyright Bidikgroup 2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist