BIDIKNEWS INDONESIA // KABAR BERITA LINTAS DAERAH BUNGO-JAMBI; 29 April 2026 – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Bungo, khususnya di sepanjang aliran sungai mulai dari Dusun Lubuk hingga ke arah Padang Palangeh, Kecamatan Pelepat Ilir, kini kian menggila.
Bak tak tersentuh hukum, puluhan rakit dompeng beroperasi secara terang-terangan, meluluhlantakkan ekosistem sungai tanpa rasa takut sedikitpun.
Berdasarkan pantauan di lapangan, bantaran sungai kini porak-poranda. Bibir sungai mengalami kerusakan parah akibat pengerukan brutal demi mencari butiran emas.
Air yang dulunya menjadi sumber kehidupan masyarakat, kini berubah keruh dan rusak total, bahkan tak lagi bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar.
Pembiaran Terencana?
Masifnya jumlah dompeng yang mencapai puluhan unit ini memantik pertanyaan besar di tengah masyarakat: Mengapa aparat penegak hukum seolah tutup mata? Ketidakmampuan atau justru keengganan aparat untuk menindak pelaku di lapangan memicu spekulasi liar bahwa ada “dekingan” kuat di balik layar.
Bukan rahasia umum lagi bahwa aktivitas ilegal skala besar seperti ini mustahil berjalan mulus tanpa adanya perlindungan dari oknum-oknum “berbaju besi” atau oknum penegak hukum yang melindungi para pemodal besar pemilik rakit dompeng.
Seolah ada pembiaran terencana yang mengorbankan kelestarian lingkungan demi kepentingan segelintir pemain tambang.
Tantangan Nyata bagi APH dan Satgas PETI
Kondisi ini merupakan alarm keras bagi KEPOLISIAN, TNI, dan SATGAS PETI di wilayah Kabupaten Bungo. Masyarakat tidak lagi butuh janji-janji manis atau sosialisasi yang tak berujung.
Masyarakat menuntut tindakan nyata dan keberanian untuk memutus mata rantai ilegal ini hingga ke akar-akarnya, termasuk menyeret para pemodal besar yang selama ini merasa kebal hukum.
Jika aparat terus melakukan pembiaran, maka jangan salahkan publik jika mereka mulai tidak percaya lagi pada integritas lembaga penegak hukum. Apakah lingkungan hidup akan terus dikorbankan demi isi kantong oknum tak bertanggung jawab?
Rakyat menanti ketegasan. Hentikan PETI sekarang juga, atau bukti ketidakberdayaan aparat akan terus terpampang nyata di rusaknya aliran sungai kita.
(TIM – BNP)
