Bidiknews Liputan Khusus Indonesia : Tanggamus Lampung; Pemilihan kepala daerah kabupaten Tanggamus Lampung semakin terus menghangat.
Sepertinya arah bakal calon bupati Kabupaten Tanggamus akan mengerucut kepada dua pasang calon yaitu Hj.Dewi Handjayani ( Petahana ) Melawan H.Moh Saleh Asnawi.
Nama Dewi Handjayani sudah begitu melekat di masyarakat Tanggamus sebab Kekuatan dan Kekuasaan yang ia miliki Sebagai petahana merupakan peninggalan sang suami yaitu H.Bambang Kurniawan.
Jika di gabungkan antara zaman sang suami di lanjutkan sang Istri maka keluarga tersebut sudah menguasai kabupaten Tanggamus 20 tahun lama nya,jadi sangatlah kuat dan mengakar jaringan yang di miliki.
Sedangkan H.Moh Saleh Asnawi yang mengusung tagline Jalan Lurus merupakan seorang politisi senior pulau jawa dan seorang pengusaha sukses,yang bertekad pulang kampung untuk mengabdikan dirinya untuk tanah kelahiran serta membongkar kebiasaan lama.
Untuk dapat memenangkan kursi Tanggamus Satu di butuhkan sosok seorang wakil calon bupati yang mempuni,membumi serta merakyat.
Lalu siapakah calon wakil bupati yang di anggap mampu mendongkrak kemenangan sang calon bupati? 6 juli 2024
Yusuf Habibi salah satu tokoh pemuda Tanggamus menjelaskan “Balancing/ Keseimbangan” itu sangat penting untuk menentukan calon wakil,banyak indikator yang jadi syarat utama di antaranya Popularitas,Elektabilitas,Integritas,Kapasitas dan Isitas.
Jika di lihat dari nama nama yang beredar di masyarakat seperti Kurnain,Hajin,Heny Susilo,ZulQi,Sandemun,Heri Agus S,Nuzul Irsan dan H.Samsul Hadi maka menurut saya peluang yang mampu memberikan kontribusi penyumbang suara terbanyak adalah H.samsul hadi.
Kenapa H.samsul hadi bukan nama lain sebab beliau memiliki kantong kantong suara yang tersebar di seluruh lapisan organ masyarakat di kalangan masyarakat umum beliau di kenal sebagai tokoh masyarakat yang baik,di kalangan pendidikan beliau di kenal sebagai guru yang baik,di kalangan PMI beliau sebagai sosok yang baik,di kalangan NU beliau di kenal sebagai kyai sekaligus ketua PCNU Kabupaten Tanggamus dan rekam jejak sebagai pejabat beliau bersih dari isu isu korupsi,nah landasan inilah yang membuat H.Samsul Hadi unggul dari daftar nama yang beredar.
Siapapun calon bupati nya jika menggandeng H.Samsul Hadi sebagai wakil maka kemungkinan untuk menang sangat terbuka lebar sebab ceruk suara itu sangat jelas teŕlihat berdasarkan kedalaman sosok atau penokohan.
Secara Popularitas,elektabilitas H.Samsul Hadi unggul tapi kalo isi tas kita gak tau,sebab kedalaman isi tas dengan ceruk suara itu beda.
Tapi masalahnya adalah peluang dari H.Samsul Hadi jika menjadi wakil sangat tidak mungkin sesuai dengan ketentuan Pasal 7 ayat 2 huruf o UU nomer 10 tahun 2016 tentang pilkada
O berbunyi : Belom pernah menjabat sebagai Gubernur untuk calon wakil gubernur atau bupati/ walikota,untuk calon wakil bupati/calon wakil walikota pada daerah yang sama.
Maksudnya adalah bukan berarti yang pernah jadi Bupati gak boleh maju jadi calon Bupati boleh saja tapi yang gak boleh jika maju jadi wakil Bupati yang tidak memperbolehkan adalah Undang Undang.Jelas Yusuf.
Kenapa Samsul Hadi tidak bisa maju sebagai wakil,sebab beliau pernah menjadi Bupati Tanggamus walaupun hanya beberapa bulan saja.
Jika H.Samsul Hadi tidak bisa,maka siapa yang berpeluang jadi wakil bupati calon kepala daerah Tanggamus?
1: Dewi ( PDIP )- Kurnain ( Nasdem )
2: Dewi – Heni Susilo ( PKS )
3: Dewi – Heri Agus S ( PDIP )
4: Dewi – zulQi ( PKB )
5: Dewi – Nuzul Irsan ( PKB )
6: Moh Saleh Asnawi ( GERINDRA ) – Heni Susilo ( PKS )
7: Moh Saleh Asnawi – Kurnain ( NASDEM )
8: Moh Saleh Asnawi – ZulQi ( PKB )
9: Moh Saleh Asnawi – Nuzul Irsan ( PKB ).
Tapi kalau bisa jangan dari politisi semua yang jadi wakil nya,dari sisi organ yang lain,seperti kalangan Kyai,Pengusaha atau akademisi.
Contoh misalkan dari organ seperti NU, suara NU di Tanggamus memiliki kedalaman cukup baik,tinggal siapa sosok yang tepat dari kalangan NU itu sendiri.
Jika Moh Saleh dari Talang padang setidak nya wakil nya mewakili penokohan di wilayah Kota agung pusat,timur,barat,BNS,Wonosobo bahkan sampai cukuh balak sana.
Jika Dewi Handjayani mewakili Kota agung pusat,maka wakil yang cocok mewakili Talang padang,pugung,bulok,penanggungan,air naningan dan ulubelu.
Jika itu terjadi maka mapping kerja kampanye cukup jelas dan mudah untuk membagi nya,apalagi masa kampanye sekarang ini kan gak lama.
BNP 017.



