BIDIKNEWS INDONESIA // KABAR JAMBI – Menjaga martabat institusi dimulai dari keharmonisan keluarga. Pesan kuat inilah yang dibawa oleh Kalapas Kelas IIB Muara Bungo, Kameily, saat menghadiri Pertemuan Rutin dan Halalbihalal Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) se-Wilayah Jambi yang dipusatkan di Lapas Kelas IIB Bangko, Sabtu (04/05).
Acara yang dihadiri langsung oleh Kakanwil Kemenkumham Jambi dan seluruh Kepala UPT se-Provinsi Jambi ini menjadi panggung pembuktian betapa solidnya ekosistem pemasyarakatan di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Saat diwancara awak media Bidiknews dalam sesi Sarasehan bertajuk “Komunikasi, Etika, dan Peran Keluarga,” Kalapas Kameily menekankan bahwa keberhasilan seorang petugas di dalam Lapas sangat ditentukan oleh dukungan moral yang sehat dari rumah.
”PIPAS bukan sekadar wadah silaturahmi, tapi benteng etika. Jika komunikasi di keluarga berjalan baik, maka integritas petugas di lapangan akan semakin kokoh. Inilah cara kita menjaga marwah organisasi secara bersama-sama,” ujar Kameily.
Kehadiran aktif jajaran pimpinan seperti Kalapas Muara Bungo dalam kegiatan PIPAS ini mengirimkan sinyal positif kepada masyarakat bahwa hubungan antar pimpinan Lapas di Jambi sangat harmonis juga menunjukkan bahwa pemasyarakatan kini semakin modern, profesional, dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
Publik diajak melihat sisi humanis petugas pemasyarakatan yang senantiasa menjaga kehormatan instansi melalui peran aktif para istri (PIPAS).
“Keharmonisan di rumah tangga adalah energi utama bagi petugas pemasyarakatan dalam menjalankan tugas negara yang penuh tantangan. Melalui PIPAS, kita bangun komunikasi yang sehat dan etika yang kuat,” ujar Kameily, Kalapas Kelas IIB Muara Bungo.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah yang mempererat tali persaudaraan. Melalui momentum ini, PIPAS Jambi bersama Kalapas Muara Bungo menegaskan komitmen untuk terus membawa perubahan positif bagi citra hukum dan pemasyarakatan di Indonesia.
(TIm Liputan BNP.Red-008)
