BIDIKNEWS – INDONESIA // BERITA POLRI // POLRES BUNGO – Sebuah terobosan visioner lahir dari gagasan Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, S.Kom., M.Si. Di tengah kompleksitas masalah antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kerap memicu kemacetan dan keresahan sosial, Kapolres Bungo yang memiliki latar belakang keilmuan teknologi informasi ini meluncurkan fitur terbaru dalam aplikasi ciptaannya, “Bungo Prestasi”.
Inovasi ini bukan sekadar alat bantu, melainkan sebuah solusi sistemik yang digadang-gadang akan menjadi kiblat manajemen distribusi BBM bersubsidi.
Kabupaten Bungo kini menempatkan dirinya sebagai sentral awal atau pencetus modernisasi antrean BBM berbasis Smart Teknologi.
Aplikasi Bungo Prestasi mengubah pola lama “antri fisik di jalanan” menjadi “antri cerdas dari rumah”. Melalui sistem manajemen antrean berbasis digital, penumpukan kendaraan di badan jalan yang selama ini mengganggu arus lalu lintas Lintas Sumatera kini dapat di urai secara total jika layanan ini dapat ter implementasi di setiap SPBU.
”Aplikasi ini adalah jawaban atas keluhan masyarakat. Kami ingin memastikan distribusi BBM tertib, tepat sasaran, manusiawi dan menjadi *Sistem Kontrol* dari BPH MIGAS – POLRI dan Pertamina.Tidak perlu lagi sopir tidur di jalanan berhari-hari. Cukup pantau nomor antrean dari rumah melalui HP Android, datang saat giliran tiba, bagi pengantri Lokal yang biasanya terkenal dgn Mobil Pelangsir” Anttian lokal yang biasanya menggunakan Barcode ganda pada 1 mobil ataupun praktek kecurangan pada pengawasan pihak terkait akan Zero, tegas AKBP Natalena.
Keseriusan program ini tidak main-main. Dalam waktu dekat, AKBP Natalena Eko Cahyono akan mengundang Manager SPBU di Kab Bungo/pemilik (Owner) SPBU se-Kabupaten Bungo ke Jakarta. Agenda keberangkatan ini bertujuan untuk melakukan hearing dan presentasikan di tingkat wilayah SUMBAGSEL (BPH Migas)………..
Langkah strategis ini membuktikan bahwa *Bungo Prestasi* telah dilirik sebagai role model. yang akan menjadi saksi bagaimana sebuah kabupaten di Jambi mampu memberikan solusi konkret bagi permasalahan nasional.
Aplikasi ini diproyeksikan tidak hanya digunakan di Provinsi Jambi, tetapi akan dapat di gunakan oleh Provinsi lain terutama penggunaan BBM tepat sasaran.
Melalui fitur ini, Kapolres Bungo juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya budaya tertib antri secara digital bukan disiplin mati yaitu tertib jika di awasi. Sistem ini menerapkan aturan ketat, transparan berkeadilan:
1. 3 Jalur Terpisah: Memisahkan jalur Lintas Sumatera (Logistik/Sembako) agar ekonomi tidak terhambat, Jalur Pribadi, dan Jalur Lokal.
2. Sistem Kloter Digital: pengantri Lokal di registrasikan oleh petugas SPBU dan dilarang menunggu di sekitar SPBU jika nomor antreannya belum dipanggil secara sistem.
3. Transparansi: Stok BBM dan posisi antrean terlihat real-time di masing2 SPBU.
Kepemimpinan AKBP Natalena dinilai publik sebagai bentuk Polri Presisi yang sesungguhnya, menggunakan kompetensi teknis untuk melayani masyarakat yang dalam hal ini termonitor oleh Sistem di Dashboard Command Center Polres _ Polda, Pihak terkait salah satunya BPH MIGAS dan Patra Niaga.
Sinergi antara Polri dan pengusaha SPBU di Bungo ini menjadi bukti bahwa dengan teknologi sebagai bentuk pengawasan/monitoring dan kepemimpinan yang kuat, masalah menahun yang selama ini dapat diselesaikan.
Jika uji coba dan pemaparan di Jakarta yang direncanakan pada pertengahan Januari 2026 berjalan baik, Kabupaten Bungo akan mencatatkan sejarah sebagai daerah pertama yang berhasil mendigitalkan ketertiban antrean BBM secara komprehensif.
”Ini adalah karya dari Masyarakat Bungo atas diskusi bersama, dan tdkad kami untuk Indonesia. Dari Bungo, kita perbaiki sistem distribusi BBM, disiplin antrian untuk kemaslahatan bersama dan tepat sasaran” tutup Kapolres.
Bungo Prestasi adalah aplikasi layanan publik berbasis digital karya bersama kita. Aplikasi ini mengintegrasikan layanan Polri berbasis parameter waktu dengan kebutuhan masyarakat, termasuk fitur terbaru manajemen antrean BBM yang mewajibkan validasi barcode, plat nomor, dan kepatuhan pajak kendaraan.
Tim Liputan Khusus BNP.008



