Bidiknews liputan khusus Indonesia : BengkuluTengah;Destinasi wisata adalah salah satu penghasil pendapatan asli daerah yang cukup signifikan jika di kelola dengan baik.
Banyak provinsi di indonesia menjadi wilayah maju dan berkembangberkat pengelolaan pariwisata baik wisata alam maupu wisata buatan.
Banyak sekali unsur yang harus di penuhi dalam memberikan yang terbaik salah satu nya adalah tempat ibadah. 19 oktober 2024.
Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Dinas Pariwisata saat ini tengah menggenjot pembangunan mushola di Wisata Glamping di Desa Rindu Hati Kecamatan Taba Penanjung.
Kepala Dinas Pariwisara Kabupaten Bengkulu Tengah, Edwar Novrin, S.Sos mengatakan, bahwa pembangunan musolah di Wisata Glamping di Desa Rindu Hati Kecamatan Taba Penanjung mencapai 60 persen pengerjaan.
“Alhamdulillah pengerjaan musolah di Wisata Glamping di Desa Rindu Hati Kecamatan Taba Penanjung mencapai 60 persen”, katanya kepada awak media.
Ia mengungkapkan, bahwa Pembangunan Gedung Musolah di Wisata Glamping Desa Rindu Hati tersebut bersumber dari APBD Bengkulu Tengah tahun 2024 ini.
“Kita berharap rekanan mengerjakan Gedung Musolah itu tepat waktu”,
Ia menjelaskan, bahwa pembangunan Gedung Musolah tersebut direncanakan akan menjadi bagian integral dari fasilitas wisata glamping yang bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan kesempurnaan wisata.
“Pembangunan Gedung Mushola itu selain menjadi fasilitas ibadah bagi para pengunjung wisata serta di peruntukkan bagi penduduk setempat”.
Sebelumnya, Dinas Pariwisata melakukan titik nol Pembangunan mushola di kawasan wisata glamping Desa Rindu Hati resmi dimulai. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk kepala desa, tokoh masyarakat, serta pengelola glamping.
Pemasangan titik nol ini menandai dimulainya tahap awal pembangunan mushola yang akan menjadi fasilitas ibadah bagi para pengunjung dan penduduk setempat.
Ketua DPD BIDIK Bengkulu ( Zamhori ) Kami dari DPD Ormas Bidik Bengkulu berkerja secara profesional,jika benar kami sampaikan benar jika salah maka akan kami ingatkan.
Pembangunan sarana tempat ibadah merupakan sebuah program yang baik dan itu wajib kita dukung,sebab keberadaan tempat ibadah di sarana wisata bagaikan sebuah kelengkapan wisata.
Selain mendapatkan kesejukan pandangan mata keberadaan tempat ibadah akan menambah kesempurnaan kesejukan hati pengunjung.
Yang pasti BIDIK akan hadir jika itu baik,BIDIK pun akan lebih hadir jika kedepan pengelolaan nya tidak baik.
BNP 017.



