Akses Bantuan Dipercepat, Penegakan Hukum Tetap Berjalan
BIDIKNEWS-INDONESIA // JAKARTA, 4 Desember 2025 – Pemerintah, melalui operasi terpadu Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), mengintensifkan penanganan bencana di Sumatra dengan mengerahkan kekuatan penuh dari tiga matra (darat, laut, dan udara).
Pengerahan ini bertujuan utama untuk mempercepat distribusi bantuan, membuka akses wilayah yang terisolasi, serta menjamin keamanan di lokasi bencana.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam keterangan persnya di Posko Nasional Penanggulangan Bencana di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, menegaskan bahwa akses distribusi bantuan kini semakin terbuka luas.
“Kami telah mengoptimalkan jalur darat, laut, dan udara agar bantuan dapat menjangkau seluruh korban secepatnya,” ujar Kapolri
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menekankan bahwa pengiriman bantuan udara diprioritaskan untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses melalui darat, dengan tetap menjadikan keselamatan prajurit sebagai fokus utama.
Prioritas Operasi:
• Distribusi Logistik: Mengoptimalkan semua jalur transportasi untuk penyaluran bantuan.
• Evakuasi dan Penanganan Korban: Pengerahan kekuatan tiga matra TNI untuk membantu korban.
• Pemulihan Infrastruktur: Upaya pemulihan layanan publik dan infrastruktur vital.
• Modifikasi Cuaca: Dukungan operasi penanganan cuaca di wilayah bencana.
Terkait isu keamanan, Kapolri memastikan bahwa penegakan hukum akan dilakukan terhadap temuan kayu gelondongan di lokasi bencana. Kapolri juga mengklarifikasi bahwa tidak ada lagi warga yang diamankan terkait isu penjarahan.
Tim Liputan Khusus BNP



