• MILAD KE-10 ORMAS BIDIK
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, November 3, 2026
  • Login
BIDIKNEWS INDONESIA
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Berita BIDIK
  • Lintas Daerah
  • Berita TNI-POLRI
  • Berita TNI-POLRI
  • Liputan Khusus
  • Login
No Result
View All Result
BIDIKNEWS INDONESIA
No Result
View All Result
  • MILAD KE-10 ORMAS BIDIK
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Home Opini

Tidak Semua Manusia Bisa Memanusiakan Manusia

BNP.Red-004 by BNP.Red-004
Oktober 18, 2026
in Tak Berkategori
0
0
Tidak Semua Manusia Bisa Memanusiakan Manusia

BIDIKNEWS INDONESIA, Opini – Kalimat “tidak semua manusia bisa memanusiakan manusia” adalah ungkapan kenyataan pahit bahwa tidak semua orang mampu memperlakukan sesamanya dengan adil, empati, dan penuh hormat.

MANUSIA YANG TIDAK MEMANUSIAKAN MANUSIA sesungguhnya ia telah melepaskan atribut moral yang seharusnya menjaga keluhuran derajatnya. Ketika seseorang melakukan tindakan yang “tidak memanusiakan manusia” (dehumanisasi), seperti menindas, melecehkan, atau merenggut hak-hak dasar orang lain, ia sebenarnya sedang merusak dirinya sendiri terlebih dahulu. Manusia dianggap sebagai makhluk paling mulia karena memiliki akal budi, empati, dan kesadaran moral. Ketika atribut moral ini dibuang demi ego, keserakahan, atau kekuasaan, kelebihan tersebut runtuh.

Manusia yang tidak memanusiakan manusia lain secara otomatis meruntuhkan martabat dirinya sendiri. Ketika seseorang merampas hak, merendahkan, atau menindas sesamanya, ia sebenarnya sedang menghancurkan fondasi moral yang membedakan dirinya dari makhluk hidup lainnya.

Download Sekarang Download Sekarang Download Sekarang
ADVERTISEMENT

Moral bukan sekadar aturan sosial, melainkan “pagar” yang menjaga kita agar tidak jatuh ke dalam insting hewani yang murni mementingkan diri sendiri tanpa mempedulikan sesama. Timbal Balik Moral (Resiprositas) diperlukan derajat keluhuran kita tidak ditentukan oleh bagaimana kita ingin diperlakukan, melainkan oleh bagaimana kita memperlakukan orang lain. Menghargai manusia lain bukanlah pilihan, melainkan syarat mutlak untuk menjaga kemanusiaan kita sendiri.

ADVERTISEMENT

Dalam filsafat dan sosiologi, konsep ini mengingatkan kita bahwa hubungan antarmanusia seharusnya bersifat I-Thou (Aku-Kamu) yang saling menghormati, bukan I-It (Aku-Itu) yang memperlakukan orang lain sebagai alat atau objek untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Tidak semua orang dilatih atau mau memahami sudut pandang, rasa lelah, dan perjuangan hidup orang lain. Memanusiakan manusia berarti memperlakukan seseorang dengan hormat, empati, dan pengertian apapun perannya. Bukan hanya melihat mereka dari kacamata posisi atau output. Tapi lihatlah mereka sebagai manusia yang kadang sedang baik-baik saja, kadang juga sedang berjuang diam-diam untuk hidupnya. (red) BNP.Red-004

Tags: #BIDIKNEWS-INDONESIA#opini#ormasbidik
ADVERTISEMENT

© Copyright Bidikgroup 2024

Navigasi

  • BIDIKNEWS INDONESIA
  • Blog
  • LBH BIDIK
  • MILAD KE-10 ORMAS BIDIK
  • My account
  • ORMAS BIDIK
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Pengurus BIDIK
  • Profle BIDIK
  • Redaksi
  • Selayang Pandang
  • Struktur Organisasi
  • Tentang Kami

Media Sosial

No Result
View All Result
  • Berita KORUPSI
  • Berita TNI-POLRI
  • Berita BIDIK
  • Pojok HUKUM
  • ORMAS BIDIK
    • Selayang Pandang
    • Pengurus BIDIK
    • Profle BIDIK
    • Struktur Organisasi
  • LBH BIDIK
  • Login

© Copyright Bidikgroup 2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In