• MILAD KE-10 ORMAS BIDIK
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, November 6, 2026
  • Login
BIDIKNEWS INDONESIA
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Berita BIDIK
  • Lintas Daerah
  • Berita TNI-POLRI
  • Berita TNI-POLRI
  • Liputan Khusus
  • Login
No Result
View All Result
BIDIKNEWS INDONESIA
No Result
View All Result
  • MILAD KE-10 ORMAS BIDIK
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Home Liputan Khusus

Wabup Bandung Akui Belum Tahu Faktor Mangkraknya Proyek Normalisasi Drainase di Rancaekek

Chox Doel by Chox Doel
Juni 20, 2025
in Liputan Khusus
0
0
Wabup Bandung Akui Belum Tahu Faktor Mangkraknya Proyek Normalisasi Drainase di Rancaekek

Kab Bandung, Bidikgroup Indonesia – Polemik proyek normalisasi drainase di Jalan Raya Rancaekek-Majalaya, wilayah RW09 dan RW22, Desa Rancaekekwetan, Kecamatan Rancaekek, belum ada sentuhan alias masih mangkrak terbengkalai, Jum’at (20/06).

Saat ditanya Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb mengatakan, dirinya baru akan melakukan penelusuran, mengenai faktor apa yang membuat proyek normalisasi drainase tersebut mangkrak.

“Nah itu harus saya cari tahu dulu, yang masalah mangkraknya apakah karena perubahan atau lainnya,” katanya, Jumat (20/6).

Download Sekarang Download Sekarang Download Sekarang
ADVERTISEMENT

Ali sempat memastikan, titik proyek normalisasi drainase tersebut posisinya berada di mana. Setelah disampaikan, dirinya pun mengaku akan berkoordinasi dulu dengan Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

“Entar saya cari tahu, di daerah Rancaekek yak. Jadi kalau sekarang saya mungkin belum bisa berkomentar atau berstetmen lebih jauh lagi terkait masalah itu,” bebernya.

ADVERTISEMENT

Diketahui, puluhan warga kini masih menggunakan jembatan darurat dari kayu untuk menuju kios, toko, rumah dan pemukiman karena jembatan cor telah dibongkar.

Adapun di lokasi proyek normalisasi drainase tersebut, panjangnya mencapai 400 meter. Saluran air yang terbuka itu dihiasi spanduk-spanduk keluhan dan protes warga.

Dampak tersebut, terjadi dikarenakan jembatan di atas drainase menuju kios dan toko telah dibongkar, sedangkan perbaikan tak kunjung ada lanjutan.

Proyek yang katanya akan menormalisasi drainase, baru sebatas mengbongkar jembatan-jembatan di atas saluran air baik ke toko, kios, bengkel, material, rumah di pinggir jalan atau pun akses masuk menuju gang pemukiman.

Akibat jembatan di atas drainse telah dibongkar akses ke kios, toko, bengkel, rumah dan ke geng terganggu. Akhirnya warga membangun jembatan darutat dengan kayu.

“Paling nanti saya (coba komunikasi), kebetulan Bupati lagi di Jakarta, saya akan menanyakan (koordinasikan) masalah mangkraknya (proyek normalisasi) drainase itu,” ujar Ali.

Melalui penelusuran, terkait dana anggaran pada proyek normalisasi drainase di Jalan Raya Rancaekek-Majalaya, Desa Rancaekekwetan tak ada keterangan detail.

Merujuk pada data di situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), tak tercantum adanya pengerjaan maupun pengeluaran anggaran, untuk proyek normalisasi drainase oleh DPUTR Kabupaten Bandung di Desa Rancaekekwetan tersebut.

Adapun yang tercantum di data LPSE, untuk proyek serupa, DPUTR Kabupaten Bandung tercatat merealisasikan normalisasi drainase di Kelurahan Rancaekek Kencana.

Dana yang dikeluarkan DPUTR Kabupaten Bandung, untuk proyek normalisasi drainase di Kelurahan Rancaekek Kencana, menurut data LPSE yakni melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada 2024, dengan besaran Rp449,9 juta.

Ketika dikonfirmasi terkait kapan proyek normalisasi drainase di Rancaekekwetan selesai, hingga berapa anggaran yang dikeluarkan, DPUTR Kabupaten Bandung terkesan tak memberikan keterbukaan informasi publik.

Sampai berita ini ditayangkan, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung, Zeis Zultaqawa masih belum memberikan keterangan alias bungkam membisu.

Wakil Bupati Bandung memaparkan, terkait pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus yang diprioritaskan, termasuk proyek normalisasi drainase di Rancaekek yang mangkrak, akan dikoordinasikan untuk penyelesaiannya.

“Karena memang, apa yang saya lakukan sampai sekarang, saya fokus. Walaupun saya punya teman di dunia perumahan (konstruksi) segala macam, saya sangat fokus,” papar Ali.

Wabup mengaku, dirinya ingin menyampaikan kepada para pengembang, khususnya bagi pengembang di Kabupaten Bandung, untuk turut mendorong pembangunan infrastruktur.

“Kita sangat mendukung untuk pembangunan di Kabupaten Bandung, tapi tolong usahakan lingkungan jangan sampai dirusak termasuk drainase,” tutupnya. (Red)

Tags: Ali SyakiebDrainaseMangkrakNormalisasiProyekRancaekekWabup
ADVERTISEMENT

© Copyright Bidikgroup 2024

Navigasi

  • BIDIKNEWS INDONESIA
  • Blog
  • LBH BIDIK
  • MILAD KE-10 ORMAS BIDIK
  • My account
  • ORMAS BIDIK
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Pengurus BIDIK
  • Profle BIDIK
  • Redaksi
  • Selayang Pandang
  • Struktur Organisasi
  • Tentang Kami

Media Sosial

No Result
View All Result
  • Berita KORUPSI
  • Berita TNI-POLRI
  • Berita BIDIK
  • Pojok HUKUM
  • ORMAS BIDIK
    • Selayang Pandang
    • Pengurus BIDIK
    • Profle BIDIK
    • Struktur Organisasi
  • LBH BIDIK
  • Login

© Copyright Bidikgroup 2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In