BIDIKNEWS – INDONESIA // Kabar Daerah Kabupaten Bungo, 19 Maret 2026 – Kondisi memprihatinkan menyelimuti ruas jalan nasional Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum). Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang seharusnya menjadi penunjang keselamatan berkendara dilaporkan mati total sepanjang radius kurang lebih 10 kilometer.
Kondisi gelap gulita ini sangat kontras dengan status jalur tersebut sebagai urat nadi transportasi utama yang sangat ramai dilalui kendaraan, baik angkutan logistik maupun kendaraan pribadi, terlebih di saat malam hari.
Berdasarkan investigasi dan pantauan langsung di lokasi, kegelapan pekat menyelimuti jalur ini tanpa ada satu pun lampu penerangan yang berfungsi. Satu-satunya sumber cahaya hanya berasal dari lampu kendaraan yang melintas, yang mana sangat berisiko memicu kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dan tindak kriminalitas.
Menurut keterangan salah seorang warga setempat yang kerap melintasi jalur tersebut, pembiaran ini sudah berlangsung cukup lama.
”Lampu ini sudah hampir satu bulan mati total. Sampai sekarang tidak ada tanda-tanda perbaikan atau perhatian dari petugas perhubungan (Dishub). Kami sangat khawatir, apalagi ini jalur lintas yang sangat padat,” ujarnya kepada awak media.
Yang lebih mengkhawatirkan, kondisi ini terjadi menjelang malam takbiran, di mana intensitas kendaraan dipastikan akan meningkat tajam. Masyarakat mendesak agar dinas terkait tidak tinggal diam dan segera melakukan tindakan nyata.
Prioritas Keselamatan menegaskan bahwa penerangan jalan nasional adalah hak pengguna jalan yang telah membayar pajak. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak dinas terkait mengenai penyebab padamnya LPJU di sepanjang radius 10 KM tersebut. Masyarakat berharap lampu-lampu tersebut dapat kembali menyala sebelum arus mudik dan malam takbiran tiba demi keamanan dan kenyamanan bersama.
(Tim Liputan Khusus BNP.008)



