BIDIKNEWS INDONESIA – Musibah tanah longsor melanda Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo pada Rabu siang (13/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Bencana yang dipicu oleh hujan deras tersebut menimbun sebagian rumah milik seorang warga bernama Yukamri, yang mengakibatkan adanya korban jiwa dan luka berat.
Peristiwa tragis ini terjadi saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. Menurut laporan kronologis, Yukamri yang berprofesi sebagai teknisi elektronik sedang berada di sebelah teras rumah ketika mendengar suara gemuruh longsoran tanah.
Tanah longsor tersebut langsung menghantam dan menimbun bagian belakang rumah. Saat kejadian, istri korban sedang berada di dapur, sementara kedua anaknya tengah berada di dalam kamar.
Berdasarkan laporan dari Camat Tanah Sepenggal dan informasi perkembangan dari pihak kesehatan serta BPBD, berikut adalah identitas korban:
• Suryani (32), Istri: Mengalami luka berat berupa patah kaki akibat tertimbun sebagian badan. Saat ini telah dievakuasi ke RSUD H. Hanafie untuk mendapatkan perawatan intensif.
• Arya (10), Anak: Pelajar kelas 4 SD ini ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tertimbun material longsor.
• Revita/Ravita (5), Anak: Awalnya ditemukan masih bernafas di lokasi kejadian dan segera dilarikan menuju rumah sakit. Namun korban dilaporkan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Bungo.
Selain musibah longsor di Desa Empelu, dilaporkan juga terjadi genangan banjir di beberapa titik di Kecamatan Tanah Sepenggal, meliputi Dusun Tanah Bekali, Pasar Lubuk Landai, Sungai Gambir, Tenam, Candi, dan Pustu Telentam.
Pihak berwenang telah menyiagakan sejumlah posko kesehatan untuk memantau situasi dan memberikan pertolongan pertama, Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Bungo.
[ BIDIKNEWS INDONESIA ]
